Solat Jumaat : Benteng Ummah yang Semakin Retak
Rasulullah Teladan Terbaik
Siapakah Suri Teladan Terbaik Selain Rasulullah?
Wajibkah Menuruti Sunnah?
Raja Di Hati
Hati (heart) adalah satu organ yang ajaib. Ia berdegup 100,000 dan mengepam 100 gelen darah setiap jam. Bayangkan jika kita mengangkat air sebanyak itu dalam sejam. Mengikut sebuah kajian, otak sentiasa menghantar mesej ke otak , tetapi hati kadang-kadang tidak patuh. Fikiran kita mengatakan "kena solat", tetapi hati (perasaan) kita kata nak sambung tidur.
Hati yang Segar
Oleh itu, hati yang cerdik adalah hati orang mu'min yang merasai dekat dengan Allah, merasai Allah itu ada dihati kita. Butanya hati kerana jahil (tidak berilmu). Maka banyak manusia yang menjadi musuh kepada apa yang ia jahil lalu memusnahkan Islam dengan rasa cinta pada Islam.
Manusia akan menjadi luar biasa kerana hatinya akrab dengan Allah. Sebenarnya Allah tidak pernah meminggirkan kita, tidak menjauh dari kita, tetapi kita sendiri memilih untuk jauh dari Allah.
Hati yang dikuasai dengan kebaikan, akan melahirkan kebaikan yang banyak.
Begitu juga hati yang dikuasai dengan kejahatan, akan lahir kejahatan yang banyak.
Allah swt sangat melihat kepada hati.
ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلۡأَخۡضَرِ نَارً۬ا فَإِذَآ أَنتُم مِّنۡهُ تُوقِدُونَ
"Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(Surah Al-Baqarah 2: Ayat ke 284)
Kaedah Belajar
Tiga Pendekatan Untuk Berubah
Meminta Pertolongan Allah SWT
Allah menciptakan manusia dengan segala keterbatasan dan kelemahannya disamping kelebihan dan kekuatannya. Kita harus memahami keterbatasan dan kelemahan ini agar kita menyadari akan kelemahan kita dan mampu mengatasi kelemahannya tersebut dan menjadikanya kemuliaan.Sebagai makkhluk, manusia lemah, manusia diciptakan dengan keterbatasan fisik dan akal. Fisik manusia tidak akan mampu menggerakan alam semesta ini dengan tenaganya, bahkan juga akal manusia dengan berbagai hasil teknologinya. Manusia sangat lemah dihadapan Allah sehingga diperlukan untuk meminta bantuan dan lindungan dari Allah SWT.
"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk.". (Surah Al-Baqarah 2: Ayat ke 45)

